Hati-Hati, Nyeri Asam Urat Tidak Boleh Dipijat, Ini Penjelesannya! - Catatan Sehatmu

 

Hati-Hati, Nyeri Asam Urat Tidak Boleh Dipijat, Ini Penjelesannya!

Catatansehatmu.com - "Rasa pegal atau nyeri memang bisa hilang dengan sendirinya. Tapi, kalau sudah parah, harus periksakan ke dokter," ucap dr. Erin Destrini, dokter dari klinik Jakarta Medical Center (JMC).


Hati-hati, Nyeri Asam Urat Tidak Boleh Dipijat, Ini Penjelasannya!

Hati-hati banget buat Kamu yang merasa pegal-pegal di sekitar tubuh, apalagi kalau rasa pegal-pegal itu dibarengi dengan nyeri dibagian persendian, bisa jadi Kamu terkena asam urat.

Kamu harus tahu, kalau asam urat itu terjadi karena ginjal kita tidak mampu mengatur kadar asam urat di tubuh. Akibatnya akan timbul rasa pegal-pegal dan nyeri dibagian persendian. Asam urat yang tergolong kategori parah kalau sudah terjadi memerah dan bengkak pada daerah sendi Kita.

Kamu udah ada yang merasa seperti penjelasan di atas ?

Serangan asam urat dapat terjadi dengan tiba-tiba, akhirnya membuat kamu terbangun ditengah malam jika terjadi pada saat tengah malam karena merasakan sakit pada persendian. Sendi kamu yang terinfeksi akan mengalami nyeri, terasa panas dan pembengkakan. Lebih sering lagi, asam urat memang sering menyerang sendi pada pangkal ibu jari kaki. 

Bolehkah Dipijat?


Ini sangat penting, Kamu yang menderita rasa sakit karena asam urat tidak disarankan untuk pijat. Pasalnya, pijatan pada sendi bukannya meredakan keluhan nyeri, tapi malah membuatnya semakin menjadi pada sendi.

Dipijat atau diurut tidaklah disarankan, karena dikhawatirkan bisa memperburuk kondisi radang yang ada pada sendi. Jika kamu melakukan pemijatan yang terlalu keras dan cara yang tidak tepat bisa memperparah kondisi gejala rasa nyeri pada sendi dan sudah pasti bukan untuk menyembuhkannya.

Untuk mengurangi nyeri sendi akibat penyakit asam urat bukanlah dengan memijatnya, melainkan dengan cara mengobati asam urat secara alami agar kadarnya yang berlebih bisa berkurang.

Sebenarnya, bukan hanya pada penyakit asam urat saja yang pemijatan tidak diperbolehkan. Kondisi apapun yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan, sebaiknya tidak dipijat karena justru bertambah serius peradangan. Berbeda dengan pijat refleksi, karena metode pemijatan ini hanya akan menangani titik-titik tertentu tempat area yang sakit sehingga tidaklah sekadar sembarang diurut.


Selain mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan mengkonsumsi minuman manis serta beralkohol berlebihan, ada beberapa faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya asam urat, seperti tekanan darah tinggi, riwayat genetik, konsumsi makanan tinggi protein berlebihan, obesitas, hingga sindrom metabolik. Lalu, perempuan memiliki risiko lebih rendah daripada laki-laki.

Jadi pilih masih mau dipijat ketika rasa nyeri datang? ada alternatif lain yang bisa kamu lakukan. yakni dengan mengkonsumsi obat herbal yang bisa mengatasi penyakit asam urat.

Simak baik-baik penjelasan di bawah ini ya, semoga catatan sehatmu bisa berbagi manfaat tentang obat herbal untuk kamu.


Daftar Obat Herbal Untuk Membantu Mengatasi Asam Urat

Catatan Sehatmu

Obat dari bahan-bahan alami dipercaya lebih aman untuk mengatasi penyakit, seperti penyakit asam urat, karena minim resiko efek samping. Akan tetapi, sebenarnya belum tentu semua obat herbal atau cara tradisional bisa dipakai untuk mengatasi gejala penyakit asam urat.

Ada beberapa yang dinilai efektif pun mungkin berisiko untuk kesehatan kamu karena dapat berinteraksi dengan obat medis yang kamu konsumsi. Oleh karena itu, alangkah baiknya  kamu selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat herbal atau cara tradisional tertentu.

Kamu juga perlu mengingat, tidak disarankan untuk menggunakan obat herbal sebagai satu-satunya pengobatan asam urat. Pasalnya, bahan alami ini bukanlah obat paten yang pasti menyembuhkan asam urat.

Berikut ini, catatan sehatmu memberikan rekomendasi beberapa obat herbal yang sudah diteliti secara medis manfaatnya untuk penyakit asam urat.

1. Jahe

Obat herbal yang pertama adalah jahe. Jahe merupakan tanaman herbal yang dipercaya dapat meredakan nyeri karena peradangan pada penderita asam urat. Hal ini karena zat aktif di dalam jahe, yaitu gingerol, gingerdione, dan zingeron, yang bersifat sebagai antiinflamasi. Ketiga zat aktif tersebut bekerja dengan menghambat leukotrien dan prostaglandin di dalam tubuh yang merupakan pemicu inflamasi.

Nah, untuk bisa merasakan manfaat tersebut, kamu dapat mencampurkan jahe dengan air hangat atau mendidih, kemudian diminum seperti teh. Selain itu, jahe juga bisa dijadikan dalam bentuk pasta untuk digunakan sebagai kompres atau obat oles (topikal) ke area sendi yang terkena. Tanaman herbal ini dapat kamu gunakan setiap hari sebagai obat tradisional untuk membantu mengatasi asam urat kamu.

2. Cuka Apel

Obat herbal kedua yang adalah cuka apel. Cuka apel bisa membantu mengurangi rasa sakit akibat radang pada sendi, termasuk karena asam urat. Pasalnya, cuka bisa meningkatkan alkalinitas (kebasaan) tubuh dan mempunyai sifat anti inflamasi.

Untuk bisa mendapat manfaat tersebut, kamu bisa mengonsumsi dua sendok makan cuka apel dalam tiga kali sehari. Untuk mengurangi rasa keasamannya, kamu bisa mencampurkan cuka apel dengan madu, yang juga sama-sama memiliki sifat anti inflamasi.

Meski demikian, kamu harus berhati-hati ketika mengkonsumsi cuka apel, karena rasa asam yang tinggi bisa mengikis jaringan kerongkongan dan enamel gigi. Bukan hanya itu, cuka apel juga mungkin memiliki interaksi negatif dengan beberapa obat, seperti obat diabetes. Perlu kamu ketahui pula, tidak semua penderita asam urat efektif menurunkan kadar uric acid-nya dengan obat alami ini.

3. Kembang Sepatu

Nah, obat herbal ketiga adalah kembang sepatu yang dipercaya dapat menjadi salah satu obat tradisional penurun kadar asam urat dalam tubuh.

Ekstrak pada kembang sepatu biasanya dikonsumsi dalam bentuk suplemen tablet atau teh. Namun semua itu harus dilakukan penelitian lebih dalam lagi guna mengetahui tentang efektivitas penggunaannya sebagai obat herbal penyakit asam urat.

4. Tanaman Jelatang

Obat herbal yang terakhir yakni tanaman jelatang merupakan tanaman herbal yang bisa dipercaya menjadi obat herbal atau cara tradisional untuk penyakit asam urat.

Dikutip dari Arthritis Foundation, penelitian di Jerman menemukan bahwa ekstrak tanaman jelatang memiliki kandungan zat anti radang yang bernama hox alpha, yang bisa menekan pelepasan sitokin sebagai pemicu peradangan pada persendian. Bukan hanya itu, tanaman jelatang juga kaya akan kalsium, kalium, dan magnesium yang bisa membantu mengatasi penyakit asam urat secara alami.

Tidak ada komentar untuk "Hati-Hati, Nyeri Asam Urat Tidak Boleh Dipijat, Ini Penjelesannya! - Catatan Sehatmu"